Bearing Motor Listrik
Bearing atau lahar motor berfungsi menopang shaft dan rotor agar dapat berputar secara stabil. Pemilihan bearing disesuaikan dengan tipe motor, kapasitas beban radial/aksial, kecepatan putaran (RPM), dan spesifikasi pabrikan.
Deep Groove & Roller ISO C3
99.9% OFC Enamel LV/HV
Slot Insulation & Curing Varnish
Rotary Shaft Seal Anti-Bocor
Heavy-Duty Brass Connection
15 komponen mekanis presisi, kawat tembaga murni Class H 200°C, isolasi Nomex/Mylar, resin VPI, dan pelumas tahan panas berstandar EASA & IEEE.
Anggota resmi internasional EASA & AEMT, serta tersertifikasi penuh ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, dan ISO 45001:2018 untuk jaminan mutu perbaikan equipment industri.
Bearing atau lahar motor berfungsi menopang shaft dan rotor agar dapat berputar secara stabil. Pemilihan bearing disesuaikan dengan tipe motor, kapasitas beban radial/aksial, kecepatan putaran (RPM), dan spesifikasi pabrikan.
Oil seal membantu melindungi area shaft dan bearing dari masuknya debu, air, kotoran, serta kontaminan dari lingkungan kerja industri, mencegah degradasi pelumas dini.
V-ring seal digunakan sebagai perlindungan tambahan pada bagian shaft dan bearing untuk membantu mengurangi masuknya debu, percikan air, dan lumpur di lingkungan berat.
Cooling fan berfungsi membantu proses pendinginan motor saat beroperasi. Kondisi fan dan fan cover diperiksa saat overhaul untuk mencegah retak, getas, patah, atau deformasi akibat panas.
Kawat tembaga enamel (enamelled copper wire) merupakan material utama dalam proses rewinding motor listrik. Ukuran kawat, jumlah lilitan, dan konfigurasi winding disesuaikan presisi dengan data pabrikan motor.
Material isolasi stator digunakan untuk memisahkan winding dari bagian inti stator (ground insulation) dan antar-fasa guna mendukung keamanan sistem dielektrik kelistrikan motor.
Selongsong kabel atau insulating sleeve membantu melindungi kabel sambungan winding dari temperatur tinggi, kelembapan, abrasi gesekan mekanis, dan lonjakan tegangan.
Wedge atau baji slot digunakan untuk membantu menjaga winding tetap berada pada posisi yang kokoh di dalam slot stator, menahan gaya sentrifugal dan getaran elektromagnetik saat beroperasi.
Varnish atau resin impregnasi digunakan pada winding setelah proses rewinding untuk mengikat lilitan, membuang rongga udara isolasi, meningkatkan perlindungan terhadap kelembapan kimia, dan meredam vibration.
Terminal block menjadi titik koneksi antara winding motor dan sumber listrik. Komponen ini diperiksa saat overhaul untuk mengganti unit yang retak, pecah, terbakar, atau mengalami korosi baut.
Skun kabel atau cable lug digunakan untuk membantu menghasilkan sambungan kabel yang kuat, padat, dan minim hambatan kontak pada terminal motor listrik industri.
Mur dan baut terminal berfungsi mengikat koneksi kabel pada terminal block beserta pelat tembaga jumper. Kondisinya diperiksa untuk menghindari sambungan longgar, aus ulir, atau korosi.
Bearing housing atau end cover berfungsi menopang dan menjaga posisi bearing pada motor. Apabila dudukan aus atau oblak, PT Mesindo Teknisia melayani rekondisi bushing, machining bubut, atau unit baru.
Pelumas atau grease bearing khusus motor industri untuk mengurangi gesekan, keausan mekanis, dan membuang panas operasional. Disesuaikan dengan temperatur, RPM motor, jenis bearing, dan beban kerja.
Tie rod merupakan baut panjang berkekuatan tinggi yang mengikat bagian utama housing body, stator frame, dan end cover motor listrik. Kondisinya diperiksa saat overhaul untuk mengganti baut aus ulir, berkarat, bengkok, atau retak guna memastikan kepresisian alignment saat motor dirakit kembali.
Silakan masukkan spesifikasi atau nomor khusus yang Anda cari melalui form Permohonan RFQ resmi.
Parameter inspeksi teknis sebelum penggantian komponen motor listrik di lingkungan pabrik dan industri manufaktur.
Sebelum mengganti bearing, kawat winding, seal, maupun material insulasi, lakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap nameplate motor. Parameter krusial yang harus dicatat mencakup:
Pada motor industri yang bekerja kontinu di lingkungan bersuhu tinggi, kawat tembaga enamel dan material isolasi slot (Nomex / Mylar) wajib memenuhi kelas termal yang setara atau lebih tinggi dari nameplate asli pabrikan. Menggunakan material Class B pada motor Class F akan menyebabkan insulasi leleh dini dan gulungan terbakar dalam hitungan bulan.
Gejala kerusakan motor seperti dengung abnormal, getaran tinggi (vibration), temperatur berlebih (overheating), atau motor trip sering kali berakar dari kombinasi masalah mekanis dan kelistrikan. Sebagai contoh, getaran tinggi bisa disebabkan oleh unbalance rotor, ketidaksejajaran poros (misalignment), bearing oblak, atau short circuit antar-lilitan. MESINDO TEKNISIA menyediakan fasilitas pengujian NDT lengkap (Surge Test, Tan Delta, EL CID, FFT Vibration Analysis, dan Dynamic Balancing) untuk memastikan akar permasalahan teratasi secara tuntas.
Kami melayani pengerjaan overhaul total di workshop maupun inspeksi on-site di pabrik Anda.